Sistem Informasi Manajemen Bank Darah untuk Optimalisasi Distribusi dan Stok Darah di RSUD Kota Kotamobagu
Kata Kunci:
Information Systems,, BDRS,, Website,, Prototype., ERDAbstrak
The blood bank, the general hospital in the city of Kotamobagu, is a place to service blood needs. One of the tasks of the blood bank of the Kotamobagu city public hospital is to be responsible for the availability of blood for transfusion that is safe, of quality and in sufficient quantities to support services in the municipal general hospital in the city of Kotamobagu. However, in processing patient data, blood supply and providing information still use ledgers to record patient data resulting in problems, namely redundant data, searching for patient data takes 5 - 10 minutes to find the data you are looking for and to check the blood supply you must come to the hospital. Delay in information can hinder patient healing and even lead to death. In this study, a web-based design of a blood bank information system was carried out in a web-based public hospital in the city of Kotamobagu. The system is designed using a prototype model, and is designed using a database and designing the process using an entity relationship diagram (ERD) and designing the display. The information system that has been created in this study is used to assist in the service of the blood bank at the general hospital in the city of Kotamobagu. It makes it easy for blood bank officers to process patient data, process blood supply data, make it easier for potential donors to be able to donate and make it easier for the patient's family to find out information about blood supply so there is no need to come to the hospital to check the blood supply.
Unduhan
Referensi
Affnilah, N., & Hindarto. (2015). Aplikasi bank darah di PMI Surabaya berbasis web. Skripsi. Program Studi Teknik Informatika, Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Sidoarjo.
Agustin, R. D., & Sastramihardja, H. (2004). Model manajemen persediaan darah di PMI didukung sistem informasi berbasis web (adopsi konsep supply chain management). Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi, Yogyakarta.
Agrarian, R. P., Suprayogi, A., & Yuwono, B. D. (2015). Perancangan sistem informasi bank darah. Jurnal Geodesi Undip, 4(3), 241–247.
Airlangga, D. D. (2018). Sistem informasi donor darah pada bank darah cabang Magetan berbasis SMS gateway. Jurnal Ilmiah Ilmu Teknik, 3(1).
Al Fatta, H. (2009). Analisis dan perancangan sistem informasi untuk kesehatan masyarakat. Yogyakarta: Andi.
Arianto, R. D., & Fridy, M. (2016). Simulasi pencarian golongan darah berbasis web menggunakan framework Bootstrap dan CodeIgniter di Kabupaten Sidoarjo. Skripsi. Program Studi Teknik Informatika, Fakultas Teknik, Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya.
Burrakhman, M., Astuti, I. F., & Khairina, D. M. (2016). Rancang bangun sistem informasi donor darah berbasis web (studi kasus: UKM Korps Sukarela Universitas Mulawarman). Jurnal Ilmiah Ilmu Komputer, 11(1), 55–63.
Cahyono, J., & Sukadi. (2013). Pembuatan website profil dan pelayanan pada unit donor darah Palang Merah Indonesia Kabupaten Pacitan. Seminar Riset Unggulan Nasional Informatika dan Komputer, Pacitan.
Cahyaningrum, S. D. (2016). Sistem informasi pengelolaan bank darah pada Unit Donor Darah (UDD) PMI Kabupaten Kudus. Skripsi. Fakultas Teknik, Universitas Muria Kudus.
Farahdina, S. (2015). Donor darah dan profil lipid. Jurnal Majority, 4(6), 10–15.
Fauzi, A., Adani, F. I., Kurnianingsih, & Yudantoro. (2019). Aplikasi info donor darah berbasis mobile dengan teknik crowdsourcing. Jurnal Ilmiah Teknik Elektro Terapan (JTET), 8(1), 33–37.
Gustaman, R. A., Hidayat, E. W., & Hiron, N. (2016). Sistem informasi pelayanan donor darah berbasis web (studi kasus: PMI Tasikmalaya). Seminar Nasional Teknologi Informasi dan Multimedia, Yogyakarta.
Hamzah. (2015). Analisa dan rancangan sistem informasi ketersediaan donor darah hidup. Jurnal Ilmiah JITTER – Teknologi Informasi Terapan, 1(2), 10–17.
Hafidz, A. M., Wicaksono, S. A., & Brat, A. H. (2018). Pengembangan sistem informasi manajemen mobil unit donor darah. Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer, 2(12), 42–50.
Henry, C., & Lucas, J. R. (1987). Analisis, desain, dan implementasi sistem informasi. Jakarta: Erlangga.
Hidayati, N., Wardani, S., & Fairuzabadi, M. (2016). Sistem informasi bank darah berbasis web (studi kasus RSUD Kota Yogyakarta). Skripsi. Universitas PGRI Yogyakarta.
Hidayatullah, F. E. N. (2019). Perancangan sistem informasi bank darah berbasis web. Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Komputer.
Hiron, N., Eka, W., & Kurniati, N. I. (2016). Rancang basis data sistem informasi pelayanan donor darah PMI Tasikmalaya. Jurnal Sains dan Teknologi, 1(1), 51–55.
Jogiyanto, H. M. (2005). Analisa dan desain sistem informasi: Pendekatan terstruktur teori dan praktik aplikasi bisnis. Yogyakarta: Andi.
Junaidi, D. (2019). Sistem informasi bank darah pada Unit Donor Darah (UDD) PMI Kota Dumai berbasis Android. Skripsi. Fakultas Sains dan Teknologi, UIN Sultan Syarif Kasim Riau.
Khasanah, R. L. (2018). Sistem informasi pelayanan kesehatan online berbasis web pada bank darah Kabupaten Purbalingga. Jurnal Sains dan Manajemen, 6(2), 74–83.
Khikam, U., Rosidi, I., & Ulum, M. (2018). Sistem informasi data keluar masuk darah pada unit transfusi darah PMI Kabupaten Tuban. Seminar Nasional Hasil Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Tuban.
Koentjaraningrat. (1983). Metode-metode penelitian masyarakat. Jakarta: Gramedia.
Kristanto, A. (2003). Perancangan sistem informasi dan aplikasinya. Jakarta: Gava Media.
Lukmanul, H., & Musalini, U. (2004). Cara cerdas menguasai layout, desain, dan aplikasi web. Jakarta: PT Elex Media Komputindo.
Marpaung, H. (2002). Pengetahuan kesehatan (Edisi revisi). Bandung: Alfabeta.
McLeod, R. (2001). Sistem informasi manajemen (Edisi 7, Jilid 2). Jakarta: Prenhallindo.
Munandar, A. (2018). Sistem informasi ketersediaan darah pada RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh. Skripsi. UIN Ar-Raniry Banda Aceh.
Nazir, M. (1998). Metode penelitian. Jakarta: Ghalia Indonesia.
Nugraha, G., Setiani, N., & Setiaji, H. (2017). Pemanfaatan QR-Code pada pengelolaan kantong darah. Seminar Nasional Informatika Medis (SNIMed), Yogyakarta.
Nugraha, M. H., & Oktaviani, R. D. (2017). Sistem informasi bank darah pada UTD Kota Palembang. Skripsi. STMIK GI MDP Palembang.
Nugroho, N. A. (2012). Sistem informasi bank darah berbasis web pada Unit Donor Darah PMI Kabupaten Magelang. Skripsi. Universitas Sanata Dharma.
Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 83 Tahun 2014 tentang Unit Transfusi Darah, Bank Darah Rumah Sakit, dan Jejaring Pelayanan Transfusi Darah.
Pressman, R. S. (2012). Rekayasa perangkat lunak: Pendekatan praktisi (Edisi 7). Yogyakarta: Andi.
Setiawan, I., & Suhartini. (2019). Rancang bangun sistem informasi manajemen donor darah berbasis web pada UTD RSUD Prabumulih. Jurnal Sistem Informasi dan Teknologi, 2(2).
Sugiyono. (2010). Metode penelitian pendidikan: Pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Suherman, Y. (2017). Sistem aplikasi bank darah pada Rumah Sakit Umum Payakumbuh. Journal Sains dan Informatika, 3(1), 51–61.
Utomo, K. B. (2010). Perancangan sistem informasi bank darah hidup untuk mempercepat penyediaan calon penyumbang darah. Jurnal Informatika Mulawarman, 5(2), 22–27.
Wiraduta, I. M. D. (2016). Perancangan sistem informasi pengelolaan darah pada bank darah dan PMI menggunakan metode waterfall. Jurnal Pengembangan IT (JPIT), 2(1), 6–12.
Zakaria, R. (2008). Perancangan sistem informasi stok darah real-time di Palang Merah Indonesia Surakarta. Jurnal Ilmiah Performa, 7(2), 17–30.








